Oleh: Azan bin Noordien | Juni 16, 2015

Klub Sepakbola Eropa Ini Bangga Memakai Logo Daulah Islam, Bagaimanakah Sejarahnya?

ottoman-irish-famine-routePada tahun 1845-1852 M, terjadi bencana kelaparan hebat di Eropa, Peristiwa itu dikenal dengan “the Great Hunger” atau ‘The Great Irish Famine’. Wilayah terparah adalah Irlandia hingga 1 juta org meninggal dan 25 % penduduknya mengungsi. Kelaparan ini disebabkan oleh gagal panen kentang yang menjadi makanan pokok Eropa. Kegagalan panen ini terjadi berkali-kali dan kentang yang tersisa terserang jamur yang berbahaya. Sumber lain menyebutkan kelaparan ini adalah genoside Inggris terhadap Irlandia ketika itu.

Mendengar berita kelaparan hebat ini, Sultan Abdul Majid dari Daulah Islam Utsmany (Ottoman) mengirimkan bantuan Uang sebesar 10.000 Sterling namun ditolak Ratu Victoria. Penolakan ini dilandasi rasa ‘gengsi’ terhadap Ottoman hingga Sultan hanya mengirim 1.000 Sterling saja, namun secara diam-diam Sultan juga mengirim 5 buah kapal bantuan logistik (makanan, sepatu,  dll) kepada rakyat Irlandia. Namun ketika mengetahui itu, pemerintah Inggris memblok kapal bantuan itu. Namun akhirnya kapal-kapal itu sampai di Pelabuhan Drogheda (Irlandia) dgn aman.

2Atas bantuan itu masyarakat Irlandia berterima kasih kepada Sultan dan Daulah Islami Turki hingga mengirim surat yang hingga saat ini masih tersimpan rapi di mesium arsip Turky. Dalam surat tersebut para pembesar dan bangsawan Irlandia menyampaikan pujian kepada Sultan, dan berharap agar tindakan Ottoman menjadi contoh bagi negara-negara lainnya di Eropa.

Berikut Isi Surat tersebut:

3

Surat Rakyat Irlandia kepada Utsmani Turki

“Kami para bangsawan, tuan-tuan dan penduduk Irlandia ingin mengekspresikan terima dan terima kasih atas bantuan murah hati Sultan Turki Utsmany.

“Karena bencana kelangkaan. Hal ini tidak dapat dihindari bagi kita untuk menarik bantuan dari negara-negara lain untuk diselamatkan dari ancaman abadi kematian dan kelaparan. Kemurahan hati Sultan untuk memenuhi panggilan bantuan ini menampilkan contoh untuk Eropa Serikat Masyarakat  merasa lega dan diselamatkan dari kebinasaan  melalui tindakan ini yang sangat tepat waktu. Kami mengucapkan terima kasih atas nama mereka dan berharap bahwa Sultan Turki Utsmani dan kekuasaannya akan diselamatkan dari penderitaan yang menimpa kita. “

Hingga kini peristiwa bersejarah itu masih sangat membekas di hati masyarakat Irlandia, terutama bagi mereka yang tinggal disekitar pelabuhan Drogheda. Dan sejak peristiwa itu pula masyarakat Irlandia menganggap Turki seperti saudara sendiri, sehingga tak jarang siapapun yang pernah berkunjung ke Irlandia khususnya ke Drogheda dapat dengan mudah menyaksikan hal-hal yang bernuansa Islam Turki. Bahkan salah satu Klub sepak bola Irlandia ‘Drogheda United FC’ menjadikan lambang Kesultanan Ottoman sebagai lambang clubnya, sebagai penghormatan terhadap Khalifah Utsmany Turki.
genericnews3-1-29-w600-6Pada tahun 1853, pendeta Kristen Rev. Henry Natal menulis sebagai berikut tentang insiden tersebut dan tentang Sultan Abdulmajid, Khalifah negara Islam:

“… Selama tahun kelaparan di Irlandia, Sultan mendengar penderitaan yang ada di negara bahagian; ia segera menyampaikan  kepada Duta Besar Inggris keinginannya untuk membantu dalam bantuan nya, dan ditenderkan untuk tujuan sejumlah besar uang..”

Pada kunjungan oleh mantan Presiden Irlandia, Mary McAleese ke Turki, dia membuat pernyataan selama pertemuan dengan koleganya  dari Turki, ia mengungkapkan kata-kata terima kasih dari orang-orang Irlandia untuk bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Kekhalifahan Utsmani.

DROGHEDA'DAKI PLAKETThe Westcourt Hotel yang terletak di sebelah ruang di mana pelaut Utsmani dikatakan tinggal di sana setelah memberikan makanan ke kota, menampilkan sebuah plakat yang menyatakan:

“The Great Irish Famine 1847 – Untuk mengenang dan pengakuan atas kemurahan hati Rakyat Turki terhadap orang Irlandia.”

Negara Islam Turki Utsmani sendiri berlangsung lebih dari 600 tahun dan menguasai wilayah geografis yang luas termasuk Palestina, Irak dan Suriah, melanjutkan suksesi negara-negara Islam dari zaman Nabi Muhammad ﷺ dan sejarah menjadi saksi keadilan dan kemanusiaan yang ditemukan dalam kekhalifahan. Khalifah akan memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat – yang baik Muslim dan non Muslim – dan memungkinkan pendidikan, ilmu pengetahuan dan seni untuk berkembang. Begitulah sejarah mengajarkan.

Sumber: Shalatin Daulah Al-Utsmaniya via Abulfayrus

Sumber lain : http://alhikmah.co/2015/02/26/jejak-islam-di-eropa-bantuan-kelaparan-untuk-irlandia/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: