Oleh: Azan bin Noordien | Agustus 4, 2012

Mau dapat suami shalih? Hindari busana seksi!!

الحمدلله رب العالمين و الصلاة والسلام على سيدنا محمد و على آله و صحبه و من تابعهم بإحسان إلى يوم الدين

Setiap hari si gadis berdoa agar diberikan jodoh berupa suami yg shalih, setia, dan bertaqwa yg mampu menjadi imam bagi diri dan anak-anaknya kelak. Sampai2 ia menangis karena usianya sudah tidak lagi muda, hampir berkepala tiga. Pengalamannya selama ini sudah berpacaran berkali-kali dgn banyak pria, ternyata yg ada hanya cuma sandiwara cinta saja, tidak ada diantara cowo yg mengencaninya, benar2 serius dan menjadi suami yg ia harap2kan.

Nasibnya lebih baik sebenarnya, bahkan ada diantara teman2nya yg seusianya dgnnya malah sudah hamil di luar nikah dan banyak yg sudah hilang keperawanannya diambil oleh2 pacarnya yg dulu. Setelah habis manis, sepah dibuang. Itulah kira2 pribahasa yg cocok. Setelah pria2 hidung belang puas dgn kecantikan dan kekayaan si wanita, akhirnya ia ditinggal penuh nestapa.

Akhirnya tahun brganti tahun, akhirnya si wanita tadi mendapatkan pacar lagi dan akhirnya menikah dan memiliki anak. Di awal pernikahan mereka memang bahagia, tetapi setelah si istri terlihat gendut, tidak menarik lagi, si suami malah menjauh darinya, bahkan sudah jarang di rumah, maka terjadilah kasus2 kekerasan dalam rmh tangga. Si istri yg semula berharap mendapatkan perubahan baik dari diri suaminya menjadi suami yg shalih ternyata gagal. Pupus sudah harapannya utk mendapatkan suami yg bisa menjadi imam bagi diri dan keluarganya.

Kisah2 di atas bukan fiktif, sy sendiri banyak mendengar langsung kisah2 seperti itu, bahkan ada yg lebih parah yg tidak bisa diceritakan. Bukan di negara kafir (non-islam) tetapi di negara yg mayoritas muslim. Kejadian2 seperti ini tentu sangat tidak kita inginkan, bahkan kalau bisa (wajib) sekiranya mendapatkan suami yg shalih utk meraih keluarga yg sakinah, mawaddah, warahmah. Bagaimana caranya? Berikut akan sy paparkan insyaALLAH.

Setelah ditelusuri ternyata penyebab dari kasus2 di atas sederhanya saja. Yaitu: wanita kebanyakan suka mengumbar aurat dan berpakaian minim ketika keluar rumah.

Sy pribadi bila melihat perempuan berpakaian minim, sy merasa sangat kasihan dan seketika tidak ada sedikitpun respek terhadap perempuan sprti itu. Karena, dampak ia memakai pakaian seprti itu tidak hanya merusak jantung para pria, tetapi mengundang kejahatan terhadap dirinya sendiri. Cepat atau lambat, ia pasti dan pasti akan mendapatkan perlakuan buruk dikarenakan pakaiannya yg minim dan seksi itu.

Jika ditanya, apa tujuan mereka berpakaian seperti itu? Mereka sebagian besar menjawab, utk memudahkan mendapatkan jodoh. Benarkah pendapat demikian? Sy jawab, utk mendapatkan perhatian dan lirikan nakal pria mungkin iya (sgt cepat bahkan), tapi utk mendapatkan suami yg benar2 baik utk kamu, itu adalah langkah yg sangat fatal dan sangat kontra produktif. Kenapa? Karena sudah pasti pria2 yg mendatangi dan berminat kapada ‘kamu adalah pria2 hidung belang yg jelas tidak bertanggung jawab. Ini adalah cara2 orang barat sana yg memang hidup bebas tanpa ada aturan norma agama. Ibarat barang dagangan, perempuan disana menjajakan kemolekan tubuh utk mendapatkan ‘pria’. Apakah cara2 murahan seperti ini yg kamu pakai? Kenapa tidak mengikuti tuntunan ilahi saja? yg jelas2 menyelamatkan di dunia dan di akhirat? Kita jelas belum berbicara hukuman dan adzab ALLAH nanti di akhirat jika seorang wanita membuka auratnya. Naudzubillah…

Bagaimana ALLAH yg Maha Penyayg menyelamatkan kamu wahai para wanita dari pria hidung belang?

Pertama, tutuplah aurat dgn sempurna karena ALLAH. Allah yg Maha Penyayg memerintahkan kamu wahai para muslimah utk mengenakan jilbab (baju longgar) dan kerudung utk menutupi kecantikan setiap muslimah ketika keluar rumah. DIA Maha tahu pakaian inilah yg terbaik utkmu. Jangan terperdaya dgn iklan2 di TV dan majalah yg mengatakan bahwa kosmetik ini dan itu bisa memutihkan kulit, memuluskan kulit, menghilangkan ketombe rambut, ini dan itu, yg pada akhirnya ‘menyuruh’ para muslimah utk membuka sebagian besar kulitnya di luar rumah. Ini adalah trik marketing iblis yg hanya ingin mengambil keuntungan materi dari dompet2 kamu. Mahrom dari keluarga sy yg istiqomah mnutup aurat, kecantikan mereka alami dan bebas dari mercury dan bahan2 kimia berbahaya karena mereka tidak bertabarrujd an kulit mereka senantiasa tertutupi kain jilbab ketika keluar rumah. Sebenarnya ini rahasia  lho

Quote: “Ketakwaan dan pakaian syar’i memudahkan Muslimah mendapat pasangan shalih terbaik

Kedua, jagalah adab pergaulan, baik di saat online maupun offline. Karena mungkin saja kamu sedang diminati oleh seorang pria shalih, tapi karena kamu tidak jaga pergaulan, ngakak sana sini, komen sana sini, begajulan dgn banyak pria asing, upload foto sana-sini, maka ‘si dia’ pun ambil langkah mundur dan tidak jadi ‘mengkhitbah’ kamu. Salah siapa coba?

Ketiga, jgn pacaran, soalnya menurut pengalaman, ada tmn sy yg shalihnya luar biasa, yg mau melamar seorang gadis biasa (bukan akhwat), tapi apa dikata, ternyata gadis sudah ada yg ‘booking’ alias sudah pacaran. ya.. sangat disayangkan bukan?salah siapa lagi?

Ke-empat, perbanyaklah buka relasi dengan orang2 shalih/shalihah, mereka pasti menilai diri kamu layak atau tidak utk dipasangkan dgn kenalan2 mereka yg baik2 juga. Tidak itu saja, bergaul dgn orang2 shalih itu perintah ALLAH, memberikan input ilmu dan motivasi bergama lebih baik kepada diri kita. Dan terakhir, jangan sungkan bertanya dan meminta carikan jodoh kepada orang yg terpercaya atau bahkan seorang muslimah berhak melamar duluan kpd seorang laki2 shalih, sebagaimana Sayyidah Khadijah yg melamar Rasulullah saw. Apa jadinya jika Khadijah tidak maju duluan, mgkin saja pernikahan mereka berdua tidak terjadi karena Nabi adalah sosok yg pemalu dan miskin harta ketika itu. Dan faktanya: kebanyakan pria2 shalih juga pemalu dan selalu merasa belum mampu tuk menikah. (ini sebenarnya jg rahasia lho..)

Jgn merasa rendah dan hina, justru ada kemuliaan tersendiri bagai akhwat yg ‘maju’ duluan. Dan itu  dilakukan wanita2 mulia sperti Sayyiah Khadijah, Putri Nabi Syu’aib kepada Nabi Musa, seorang shahabiyah Quraisy kepada Bilal bin rabbah, dan seabrek kisah mereka yg patut diteladani. Ingat, kita hidup di akhir zaman, jumlah pria semakin sedikit dibanding wanita, jumlah pria yg jaga shalat 5 waktu makin sedikit, jumlah pria muslim yg membaca al-Quran lebih sedikit lagi, jumlah pria yg paham ilmu syari’ah makin dan semakin sedikit, persentasenya semakin mengerucut.

Apa akibat nyata bila tidak mendapatkan suami yg shalih?
Baygkan jika kamu (perempuan) tidak mendapatkan suami yg shalih, insyaALLAh sejuta masalah akan dihadapi. Ketika kamu shalat, dia cuek dan malas2an, ketika kamu ingin shalat tahajjud, dia malah molor. jika kamu ingin ngaji, dia malah risih dan tidak peduli, belum lagi efek dari tmn2 sepergaulan dan keluarganya yg akan mengguncang kondisi rumah tangga, belum lagi kalau dia perokok, selingkuh (zina), mabok, maen perempuan, judi, dsb.. Hal2 ini dkarenakan dia tidak shalih artinya dia tidak mengerjakan perintah2 ALLAH seperti shalat.  Dalam sebuah hadits dikatakan: Shalat ialah tiang agama, jika baik shalatnya maka baik pula seluruh amalannya, jika buruk shalatnya maka buruk pula seluruh amal perbuatannya..”

Betapa menderitanya seorang istri yg mendapatkan suami yg thalih (lawan dari kata shalih), ia bisa menjadi korban kdrt (kkerasan dalam rumah tangga) yg tidak diberikan hak-haknya sebagai istri dan ibu bagi anak2. Logikanya, bagaimana mungkin si suami bisa memberikan perhatian, kasih sayg, cinta, hak2 istri sebagai kewajibannya, sedangkan ia sendiri sudah berani melawan perintah2 ALLAH?

Pria yg shalih artinya pria yg beriman yg ia akan mampu mengutamakan perintah ALLAH di atas segalanya, dan ia akan mengikuti sunnah2 Nabinya. Memperlakukan istri dgn baik adalah perintah ALLAH maka ia akan lakukan karena ALLAH, bukan karena kamu. Jika ia berbuat baik kepadamu karena ‘dirimu’ ia pasti akan meninggalkanmu ketika dirimu sudah gendut, sudah tua, dsb.. cukuplah ia berpegang pada hadits nabi yg ia idolakan: “ sebaik-baik diantara kamu adalah yg paling baik akhlaknya kpada istri-istrinya..”. Intinya pria shalih itu memiliki motivasi kuat utk mencintai Tuhannya, NabiNya dan org2 yg diberikan amanah bersamanya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa disebarkan, dan tentunya kita meminta kepada ALLAH agar bisa diberikan kekuatan utk mengamalkan dan utk mendapatkan pasangan yg shalih/shalihah. Amin..

Wallahu a’lam

صلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وسلم


Responses

  1. wah
    tapi kadang kita (laki-laki) juga harus berbalik memikirkan hal-hal diatas dari sudut pandang wanita.
    example : jagalah adab pergaulan
    ini penting juga, mengingat laki-laki juga suka tebar pesona kesana-sini (entah sadar atau tidak & entah disengaja atau tidak) kepada wanita yang bukan mahram.
    misal lagi buat status :
    (untuk jadi istri sholihah belajar agama, belajar masak.., tapi bukan hanya rajin update status fb..)
    berharap boleh, menasehati boleh, tapi apa kita sudah berkaca ke dalam hati kita masing-masing? sudahkah profil fb kita seperti itu?
    afwan, anggap ini sebagai kritikan dan masukkan bagi kita semua🙂

    • Memang akan selalu ada org yg curiga akan sebuah amal baik org lain, ingin menjadi baik dan penear kebaikan malah di cap yg aneh2. bahkan pribadi yg beramal pun kadang dihantui was was apakah dia sudah ikhlas atau belum. Seorang ulama sufi berkata: Org yg beramal kemudian ia takut riya maka itulah riya, orang yg beramal berharap pujian dan balansan dari makhluk itu lah syirik.
      jadi, tugas kita adalah membersihkan niat utk dir sendiri, dan sekuat tenaga utk husnuzon kpd saudara yg berbuat baik. bukan malah suuzon,

  2. super sekali

  3. Hehehe

    Di zaman sekarang ini sdah susah skali untuk mendapatkan suami yg benar benar setia kepada istrinya,,,

    Ya smga saja sya bisa termasuk dalam golongan orang yg bisa mencintai istri karena allah… Amien


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: