Oleh: Azan bin Noordien | September 6, 2011

Hidup adalah perjuangan

بسم الله الرحمن الرحيم والحمدلله رب العالمين و الصلاة والسلام على سيدنا محمد و على آله و صحبه و من تابعهم بإحسان إلى يوم الدين

Hidup adalah perjuangan. Ini adalah kata-kata yang menginspirasiku akhir-akhir ini. Pesan yang dibawanya menaungi berbagai macam bentuk kesedihan, keputus asaan, kelemahan, kemunduran, dan kehilangan semangat. Juga termasuk bagi diri ini yang banyak berdosa kepada Allah, hati ini yang telah jauh dari Tuhan. Adakah sedikit semangat kita untuk kembali berjuang menggapai ridhoNya? Pertanyaan yang menghantui dan hanya aku yang bisa menjawabnya.

Sungguh, dunia terlalu singkat untuk berjuang, jika tetap ingin disebut berjuang kita akan mengatakan itu. Ketika jatuh kepada lubang maksiat, hendaknya masih ada semangat untuk terus bangkit dan bertaubat. Menjaga taubat pun juga butuh perjuangan. Ketika sudah di atas nikmatnya iman, pun masih ada perjuangan yaitu berjuang agar selalu merasa belum baik. Karena kebaikan akan ada sepanjang seseorang berjuang menepis dan menafikan segala kebaikannya. Kejatuhan orang-orang besar adalah ketika egonya mengatakan dirinya sudah baik.

Allah Maha menguasai sesuatu. Dengan mudahnya ia rubah racun menjadi madu, dan madu bisa menjadi racun. Semua keadaan itu bergantung kepada kesungguhan hati. Setiap yang bertaubat, maka Allah akan ganti dengan hikmah dari maksiyat ia lakukan, ia akan tanamkan rasa takut dan jijik kepada yang Allah haramkan itu. Allah ganti segala detail keburukannya dengan kebaikan, Allah hapus seluruh catatan buruknya, dan Allah buat malaikat lupa dengan amal buruknya dan Allah angkat derajatnya sebagai orang yang terlahir tanpa dosa. Allah buka rahmatNya, syurga dihias untuknya, neraka malu dengannya, setiap malaikat mendoakan dan bersholawat atasnya, para anbiya dan auliya rindu menjadi sahabatnya. Itulah dahsyatnya taubat.

Allah lihat hati dan amal manusia. Allah Maha menyaksikan setiap detik keputusan di hati. Ah, nikmatnya jika diri ini bisa mematahkan segala keburukan yang terlintas di dalam hati. Allah tahu setiap lintasan kebaikan atau kejahatan hati. Maka Allah tersenyum ketika kita putuskan untuk mengikuti keinsyafan hati kemudian berjalan dengan keputusan yang diambil tersebut dengan amal shalih. Allah Maha melihat hati dan amal perbuatan, dan Allah siapkan segala kemuliaannya untuk orang seperti itu yang berani dan bersegera menyambut kebaikan. Allah sambut ia dengan penuh keredhaanNya.

Syaikh Muzaffer Ozak Al Jerrahi berkata : Dunia ini merupakan tempat dimana kita tidak bisa sembunyi dari kesalahan. Tidak tahukah tahukah kita, Allah akan selalu punya rencana indah bila kita selalu mengembalikan segala kesalahan kita kepadaNya? Allah bersama diri saya, Dia menyaksikan apa ‘aksi’ saya setelah saya bersalah? Apakah saya akan berlari dari kesalahan itu bersembunyi seolah tidak terjadi apa-apa? Apakah diri ini menyangka kesalahan dan dosa itu bisa disembunyikan rapat-rapat di dalam hati? Sungguh Allah adalah pemilik hati.

Hati adalah kekuasaan Allah. Diri ini tdk mengatakan saya ‘fine’ dan baik-baik saja, sementara hati kita berkarat penuh aib dan dosa yang menumpuk. Sebelum datang malaikat israil pencabut nyawa mengerebek gudang ilegal dosa ini, alangkah baiknya diri ini mawas dan tau diri. Kepada siapa semua ini harus dikembalikan dan dibersihkan? Allah, Allah, Allah… Ampuni kami masih banyak tertawa di tengah kecurangan dan kegelisahan hati yang jauh dariMu. Sebuah syair arab yang artinya:

Obatku hanyalah di tangan Allah, hanya Dialah yang tahu penyakitku..

Karena menuruti nafsu, aku telah menzhalimi rohku dengan tidak adil…

Apabila dengan adanya obat aku minum obat, penyakitku hanya akan bertambah …

(Raudhur Riyahin)

 

صلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وسلم

 

 4 syawal 1432 H


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: