Oleh: Azan bin Noordien | Juni 26, 2009

Jangan Jadikan Media sebagai Patokan Dakwah!

Zaman ini adalah zamannya media dan teknologi informasi. Bahkan diperkirakan, teknologi ke depan akan jauh lebih canggih lagi. Hari ini saya bisa kenal blog karena teknologi. Sepuluh tahun lalu, saya tidak pernah berfikir bahwa saat ini saya membuat tulisan, kemudian tulisan itu bisa dibaca semua orang di seluruh penjuru dunia dalam waktu bersamaan.

Saat ini media massa berkembang pesat. Majalah semakin komplit jenisnya. Juga radio, televisi, dan media-media lainnya. Dan manusia pun terus memanfaatkan sesuai kepentingannya. Ada yang mengembangkan ke arah lifestyle. Ada yang memperkenalkan produk-produknya/motif ekonomi. Ada juga media yang mengarah pada ideologi dan budaya. Syukur-syukur kalo ada yang memanfaatkan media untuk menyampaikan kebenaran islam.

Namun, yang menjadi pertanyaan menarik (bagi saya) ialah:

“apakah islam akan cemerlang dengan mengandalkan media?”

Saat ini banyak saudara-saudara dari berbagai organisasi islam yang bergerak memperjuangkan islam dengan menjadikan media sebagai patokan dalam pergerakannya (harokah). Hampir semua orang saat ini telah dibawa arus oleh media, terutama TV dan internet. Tak ubahnya seperti sekelompok pemuda yang memperhatikan seorang gadis manis yang berjalan di depan mereka.

Kalo kita mencoba menggali sejarah Amerika Serikat (United States of America), maka kita terperangah oleh suatu konspirasi, yang akhirnya membodohkan warga amerika dari dulu hingga sekarang. Warga negara Amerika adalah korban cuci otak pemilik kepentingan media massa. Penduduk Amerika dari dulu terbiasa berangkat pagi dan pulang ke rumah setelah matahari tenggelam. Setiba di rumah, mereka disuguhi oleh media Amerika, yang sudah diprogram khusus oleh pemilik kepentingan agar sesuai dengan cita-cita mereka. Siapa lagi kalau bukan Zionis Internasional.

Jadi, wajar saja bila banyak warga amerika tidak mengetahui kondisi dunia sebenarnya kecuali apa yang disuguhkan oleh media Amerika yang sudah di-setting Zionis. Warga Amerika hidup dalam keterasingan dan kebimbangan. Warga Amerika tidak mengenal nilai-nilai agama dan aktivitas sosial. Itulah realitanya. (lihat Majalah Mujtama’ Ed. 8 Th. 1, November 2008 hal. 87).

Dapat kita simpulkan, apabila kita menjadikan TV atau media massa lainnya sebagai patokan arah dakwah, maka kita akan tersesat! Dakwah dan pergerakan yang dilakukan akan berputar-putar nggak jelas arahnya mau kemana, hingga masuk ke dalam kubur! Kenapa? Karena Media adalah perpanjangan tangan Zionis! Di dunia ini, jika tidak ada syariat islam yang ikhlas di dalamnya, maka segalanya menjadi sarana Zionis untuk menghancurkan Islam. Bisa berupa isu media, politik praktis, ekonomi, bahkan harakah-harakah islam sendiri! Semuanya ‘terlanjur’ telah disusupi oleh agen-agen Mosad dkk.

Maka yakinlah, islam adalah kekuatan yang tidak akan pernah terpengaruh oleh media!! Cahaya islam akan tetap terang, walau tidak ada media yang mendukungnya. Islam tidak butuh sanjungan-sanjungan di dalam media. Islam akan tetap berjaya, walau semua media mencomooh islam habis-habisan. Dakwah hakiki tidak bertumpu pada suasana dan keadaan, tapi dakwah hakiki-lah yang akan merubah suasana/keadaan menjadi suasana/keadaan yang diridhoi Allah!

Kekuatan islam adalah kekuatan langsung dari Allah. Islam akan bangkit dari hati setiap mukmin yang bersih dan berserah diri pada Allah. Islam akan jaya jika disetiap dada mukmin, ada rasa takut yang besar kepada Allah! Karena pada hakikatnya, jika orang beriman takut kepada Allah, maka ia tidak akan gentar dengan musuh-musuh Allah. Sebaliknya, jika umat islam merasa takut dengan musuh-musuh Allah, ini menandakan umat islam sudah tidak takut lagi kepada Allah!

Namun, apa yang terjadi hari ini? Umat islam sudah tidak memiliki izzah lagi, karena hati mereka sudah kosong dari rasa tidak takut kepada Allah! Sehingga Allah menjadikan mereka (umat islam) takut dan was-was kepada setiap propaganda yang dilakukan musuh-musuh Allah, contohnya lewat media massa.

Umat islam saat ini jauh dari iman yang benar sesuai dengan yang dikehendaki Allah dan rasulNya. Sehingga, ketika iman sudah tercabut dari dada-dada orang islam, maka rasa takut kepada Allah hilang. Jika rasa takut kepada Allah sudah tidak ada, maka syariat dan ibadah akan perlahan-perlahan ditinggalkan, dan sunnah menjadi sangat asing. Jikalau sudah begini, kehebatan islam akan roboh dengan sendirinya!

Tidak ada cara lain untuk meraih kejayaan islam, kecuali umat islam mengambil langkah tepat dan akurat sesuai dengan tuntunan Al Quran. Apa itu?

Singkatnya, setiap pribadi dari umat islam harus segera mendekatkan diri kepada Allah dan selalu bertawajuh kepada ‘amal shalih sebagaimana para sahabat. Setiap diri umat islam harus berani bertaubat. Setiap diri umat islam harus berani meningkatkan iman, bahwa hanyalah Allah tempat kita bergantung segala urusan. Setiap diri umat islam harus berani menjadikan ‘amal shalih sebagai wasilah untuk meraih pertolongan Allah! Dan setiap imat islam harus menjadikan setiap malam sebagai medan jihad yang utama, bertahajjud dan berdoa kepada Allah! Niscaya Allah akan kabulkan permohononan kita, sebelum tangan-tangan kita turun. Wallahua’alam

(4 Rajab 1430 H/ 26 Juni 2009 M)


Responses

  1. ya sepakat. YANG PENTING ADALAH AMAL SHALIH NYATA YANG IKHLAS. tapI MEDIA??
    MENURUT Q JUGA PENTING. berapa banyak orang menajdi salah dan tersesat gara2 media gak betul.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: