Oleh: Azan bin Noordien | November 8, 2008

Keutamaan bersiwak! Sunnah yang terlupakan…

WHO (World Health Organisation) pada tahun 1984 dan Consensus Statement on Oral Hygiene tahun 2000, menganjurkan penggunaan chewing stick (kayu siwak) karena efektivitasannya dalam menghilangkan plak dan mencegah karies gigi

Kehidupan sunnah Rasulullah saw adalah the most achievement of life style. Sunnah yang diajarkan Nabi saw begitu indah dan menyimpan banyak hikmah, bermanfa’at tuk kehidupan di dunia dan insya Allah bernilai di akhirat. Islam mengajak manusia untuk hidup bermartabat dan me-manage segala aspek kehidupan manusia, plus semua t’lah dicontohkan langsung oleh Rasulullah saw.

Bahkan untuk keperluan dalam menjaga kesehatan mulut, gigi dan gusi, Nabi saw telah memberikan satu solusi yang terbaik sejak 1000 tahun yang lalu. Yakni SIWAK! Kenapa siwak? Sebenarnya pada zaman nabi saw telah ada berbagai jenis alat pembersih mulut seperti powder (bubuk), tetapi siwak tetap menjadi pilihan Baginda saw. So, ada apa dengan siwak?? Berikut qta coba bahas,..

Yuk, Qta baca sabda Rasulullah Saw tentang siwak!

Rasulullah saw bersabda, yang artinya: “Bersiwak itu sebagai pembersih mulut dan diridhoi oleh Allah” (Riwayat Ahmad VI/47,62,124. An Nasa’i bab As Siwak Ar ruthbuwa Al Yabisu Li Ash Shaim II/682)

Daripada Ibn Umar r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda, “Jadikan bersiwak itu menjadi satu amalan, karena ia (siwak) menyehatkan mulut dan merupakan kesukaan Maha Pencipta” (Hadis Riwayat Al-Bukhari ).

Rasulullah saw bersabda, yang artinya: “Seandainya aku tidak mempersulit umatku, niscaya aku suruh mereka untuk bersiwak pada setiap shalat” (HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252)

Rasulullah saw bersabda, yang artinya: “Bersiwak itu menjadi penawar dan obat segala penyakit kecuali mati” (Riwayat Ad Dailami dari Aisyah Ra)

Nih beberapa penemuan keren tentang ajibnya siwak,..

Almas dan Al-Zeid (2004) meneliti in-vivo kesan antibacterial yang cepat terhadap Streptococcus mutans dengan menghitung koloni bacteria dalam saliva pada subjek pengguna siwak, ekstrak siwak 50%, sikat gigi biasa, dan normal sanlin. Pengukuran menggunakan Vivacare (Caries Risk Test). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ekstrak siwak 50% mampu menurunkan kadar hitungan bacteria Streptococcus mutans dalam saliva, dan menurunkan Streptococcus mutans yang lebih besar dibandingkan penguna sikat gigi dan pasta gigi biasa.

Rudat, direktur Institut Perkumanan Universitas Rostock, dalam tulisannya ia berkata, “Setelah saya membaca tentang siwak yang biasa digunakan Bangsa Arab sebagai sikat gigi, sejak saat itu pula saya mulai melakukan pengkajian. Penelitian ilmiah modern mengukuhkan, bahwa siwak mengandung zat yang melawan pembusukan, zat pembersih yang membantu membunuh kuman, memutihkan gigi, melindungi gigi dari kerapuhan, bekerja membantu merekatkan luka gusi dan pertumbuhannya secara sehat, dan melindungi mulut serta gigi dari berbagai penyakit. Sebagaimana telah terbukti bahwa siwak memiliki manfaat mencegah kanker.”

Secara in-vitro menurut laporan Al-lafi dan Ababneh (1999) cit Darout et al (2001), siwak dapat menginhibisi (menghambat) pembentukan plak gigi, pertumbuhan dan produksi asam oleh beberapa bakteria kariogenik.

Pada penelitian Almas, Skaug dan Ahmad (2004) ekstrak siwak memiliki daya antibakteria terhadap Streptococcus mutans dan Streptococcus faekalis.Kelebihan siwak dalam membersihkan gigi dan mulut menurut Hardie dan Ahmed (1995) cit Darout, Skaug (1995) disebabkan oleh efek mekanik dari serat-serat batang dan siwak mampu melepaskan zat aktif yang sangat bermanfaat.

Suryadi et al (2006) menunjukkan bahwa siwak mampu menghambat strain lokal, Streptococcus mutans yang diisolasi dari gigi manusia.

Emslie (1996) cit Babay (1999) melaporkan untuk pertama kalinya adanya prevelensi karies lebih rendah pada pengguna siwak dibandingkan dengan pengguna berus gigi biasa di Negara Sudan. Baghdady dan Ghose (1979) cit Babay (1999) juga melaporkan prevelensi karies yang rendah pada anak-anak sekolah di Negara Sudan akibat dari penggunaan siwak.

Apa aja sich kandungan di dalam kayu siwak?

1. Trimethylamine: berguna untuk menghilangkan karang gigi dan stain (kotoran), juga sebagai anti-bakteria, anti-inflamasi dan mampu menstimulasi gingiva 2. Chloride: sebagai penghalang pembentukkan calculus dan membantu menghilangkan stain ekstrinsik dari gigi 3. Flouride: berfungsi untuk memperkuat enamel gigi, mendukung remineralisasi sehingga mencegah terjadinya karies gigi 4. Ion flour : juga membentuk kesan penghalang terhadap pertumbuhan bakteria pada plak gigi. 5. Silika: suatu bahan abrasif yang berfungsi membantu membersihkan gigi kerana silika bekerja sebagai bahan pembersih yang dapat menghilangkan kotoran 6. Vitamin C (asam askorbat): Berguna ‘tuk membantu penyembuhan dan perbaikan jaringan gusi 7. Tannin atau molekul phenolic: yg mengandung zat astrigen yang dapat melindungi gingiva. 8. Saponin : mempunyai sifat seperti sabun yang dapat melarutkan kotoran, dan dapat digunakan sebagai anti-inflamasi (peradangan) dan antimikroba 9. Flavonoids: berfungsi menguatkan gingiva dan dapat mengurangi inflamasi (radang) 10. Sterol dapat mengurangi penumpukan plak 11. Salvadorine : berfungsi sebagai anti-bakteria, anti-inflamasi dan gingiva stimulating.Resins adalah produk amorphous yang membentuk lapisan pelindung untuk mencegah gigi dari karies 12. Sulfur : bau dan rasanya yang pedas digunakan untuk melindungi gigi dari karies 13. Sulphate (SO42-), chloride (Cl-) dan thiocyanate (SCN-): Adalah komponen-komponen an-ionik antibakteria


Responses

  1. Assalamu ‘Alaikum……!

    Saya tertarik dengan artikel mengenai siwak ini. Klo boleh tau, dimana saya bisa dapatkan SIWAK ini…? Apa sudah ada produk instannya…?

    Terima Kasih…..!

    • siwak banyak dijual di toko2 barang2 sunnah di daerah pemukiman arab. Di jakarta, biasanya ada di sekitar masjid tua china di kebon jeruk. Kalau di bogor, biasanya di daerah empang. Sekarng, sudha banyak ‘olahan’ siwak yg diproses menjadi bermacam produk modern, seperti odol, mouthwash, dll.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: