Oleh: Azan bin Noordien | Agustus 26, 2009

Hati-hati membeli Buku Islami !!

pdip5

Banyak perjalanan saya dari beberapa toko Buku dan stand-stand buku di acara-acara bazaar. Apalagi Bazaar buku islami, saya selalu tertarik dengan jenis buku yang satu ini. Satu sisi saya merasa gembira, perkembangan dunia tulis menulis khususnya yang mengkaji agama islam semakin marak akhir-akhir ini. Malah, buku-buku islam sekarang semakin beragam dan mudah dicerna. Judul-judul yang ditawarkan juga semakin persuatif dan agresif!

Namun, ada yang perlu jelaskan bahwa di sisi lain perkembangan buku akhir-akhir ini juga membawa cacat yang teramat parah. Jika calon pembaca tidak hati-hati justru akan membawa mudharat dan bukannya semakin paham dengan Al Islam, justru kita semakin jauh dari hakikat islam! Ini masalah serius!

Banyak di antara buku-buku yang saya jumpai (apalagi yang belum saya jumpai?) yang jauh daripada pemahaman islam yang benar. Terkadang buku yang disajikan adalah buku islam berkedok pemurtadan, yang ternyata penulisnya adalah misionaris kristen yang berganti dgn nama yang islami. Buku ini akan merusak calon pembaca dari segi aqidah!

menembus_gelap-b2

Seterusnya, banyak pula buku-buku yang membawa ideologi islam liberal. Biasanya buku ini mencammtumkan judul-judul yang menarik dan bahasanya modern. Penulisnya khas nama-nama orang-orang barat, atau penulisnya adalah dari tokoh-tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Indonesia semisal Nurcholis Madjid, Gus Dur, Ulil Absar Abdala, Azyumardi Azra, Abdul Moqsith Ghazali, Siti Musdah Mulia dll. Efek buruk dari Buku ini adalah tidak akan memuartadkan calon pembacanya secara langsung, tetapi akan memutar balikkan pemahaman islam dengan dalil-dalil logika semata.

cover-dpn-bahaya-jil-dan-fl

Kemudian ada pula jenis buku-buku yang menyusupkan pemikiran Syi’ah di dalamnya. Padahal sebagaimana kita tahu bahwa Syi’ah adalah berseberangan dengan Islam Sunni (Ahlus sunnah). Ciri khas dari buku ini adalah terlalu menyanjung dan memuji Khalifah Ali bin Abi Thalib, Hasan Husein bin ALi RA  dan keturunannya serta mencaci maki/menghina para sahabat nabi RA. Kadar ke-Syiah-an dalam buku tersebut bergantung juga kepada Aliran Syiah penulisnya. Contoh penulis buku yg aktif dari kalangan ahlul bait adalah Jalaluddin Rahmat.

Ada pula buku-buku karangan ulama besar yang sudah dipalsukan. Seperti karangan Imam Ibnu Taimiyah dan Ibn Qoyyim Al Jauziyah. Ada beberapa kitab-kitab beliau ini yang belum diedit, karena ada beberapa fatwa-fatwa dari beliau ini salah menurut jumhur ulama waktu itu. Membaca kitab-kitab beliau ini sebenarnya perlu pembimbing, karena ada beberapa poin permasalahan mengenai aqidah dan berseberangan dgn aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Kemudian, ada pula buku-buku terjemahan dari kitab-kitab kuning (gundul) yang sudah diotak-atik/dipalsukan. Biasanya ini adalah kerjaannya Kaum Wahabi. Buku semacam ini bisa merusak aqidah dan fiqh ibadah. Banyak dari buku-buku fiqh sekarang yang tidak bermahdzab. Dengan alasan hanya mengikuti Al Quran dan Hadis saja, akhirnya semua mahdzab dicampur-adukkan. Contohnya Buku Sifat Shalat Nabi, penulisnya Syaikh Nashiruddin Al Albani. Banyak dari kalangan muda bahkan orang tua yang baru membaca buku-buku fiqih seperti ini tiba-tiba cara shalatnya berubah seperti shalat Wahabi: seperti menggerak-gerakkan jari, tidak berqunut dst.

Ini contoh buku-buku yang diberbeda aqidah dengan Ahlussunnah (sunni):

img169

img167

img168

Ada pula buku yang mengaku-ngaku akhlus sunnah wal jamaah dengan mengikuti manhaj (metode) ahlussunnah wal jamaah. Padahal buku-buku seperti ini jauh daripada ulama-ulama kita yang shalih. Jika kita tilik isinya ternyata banyak sekali statement yang membid’ahkan, menyalahkan, mengkafirkan umat islam sendiri. Biasanya buku ini membahas bahwa Maulidan itu bid’ah, tahlilan itu bid’ah, dan mencaci maki pergerakan-pergerakan islam dunia. Efek dari setelah membaca buku ini adalah kita akan mudah menyalahkan pendapat yang berseberangan dengan pendapat kita dalam masalah agama. Ini sangat membahayakan ukhuwah islamiyah!

Berikut ada tips sebelum membeli buku:

1. Tanyakan kepada ulama yang hanif apakah buku yang kita akan beli itu baik utk orang awam?

2. Jangan mudah membeli buku yang membahas aqidah…!!!

3. Ada baiknya kita pastikan pengarangnya siapa, apa mahdzabnya, asal penulisnya.

4. Untuk orang  awam sebaiknya beli buku-buku yang ‘ringan’ semisal buku-buku yang membahas keuntungan (fadhilah) beramal shalih ibadah2 tertentu, islam dan sains, sejarah/biografi, novel dsb

5. Bergurulah (bermuwajahah/bertalaqqi) kepada ulama/ustadz yang benar islamnya yang tidak komersil dan baik akhlaknya.

6. Berdoa kepada Allah agar dijaga pemahaman keislaman kita

Wallahua’laam


Responses

  1. halo,
    tulisan yang bermanfaat, sorry numpang thread komentar ini sebagai salam perkenalan… saya Agus Suhanto

  2. hai salam kenal artikelmu udah ada di

    http://buku.infogue.com/hati_hati_membeli_buku_islami_

    gabung yuk n promosikan artikelmu di infoGue.com. Salam ^_^

  3. sya sngat ska spontanitas bpak terhadap perkembngan buku islam di indonesia, krena memang bangsa mayoritas Islam ini di thun 2000an sangat gemar membaca buku Islam. so sngat bahaya jka ada penerbit yg asal mmproduksi buku Islam. dan smoga bpak di beri pemahaman Islam lebih oleh Alloh, Amiin.

  4. info ttg cara memilih buku masih kurang tuch…., tlg dicantumkan jg penerbit2 yang suka menerbitkan buku2 yang isinya bertolak belakang dgn ahlussunnah


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.080 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: