Banyak hal yang membuat saya cinta terhadap ilmu syar’i. Salah satunya ialah faktor bahasa arab, bagi saya bahasa arab adalah bahasa yang indah, baik bentuk hurufnya yang indah, cara penulisannya, ketepatan bahasanya, kefasihan pelafalan, keindahan struktur bahasanya, keluasan makna yang dihasilkan, dan keindahan ketika membaca Al-Quran sebagai satu alunan nada yang menyentuh dan berirama. Tidak bosan bagi diri saya belajar dan belajar bahasa arab. Melihat huruf arab sudah menjadi ‘something fun’ ,dan tidak menjemukan bagi diri saya. Ada satu kenikmatan tersendiri ketika huruf arab berjejer di setiap dokumen saya, folder laptop, kitab-kitab, maupun catatan-catatan hadits dan qoul ulama yang saya pelajari.
Dan satu hal yang ajaib dari bahasa arab, adalah sangat mudah dalam menghafalkan kalimah (frase) karena struktur bahasanya yang memang sistematis. Setiap kata dari bahasa arab bisa ditelusuri akar katanya (fi’il madhi), mudah ‘mengejar’ i’robnya dengan nahwu, dan bahasa inilah satu-satunya bahasa yang memiliki sighat (sintaks) yang mencapai ratusan perubahan kata. Cukup bagi seseorang mengetahui beberapa kata dalam bahasa arab, maka dgn ilmu shorof ia bisa mengembangkan dan mengetahui ratusan kata dari beberapa kata yang ia ketahui itu. Ditambah lagi jumlah huruf dalam bahasa arab berjumlah 29 macam (huruf alif hingga ya’) dengan 4 posisi vokal (fathah/kasroh/dhommah/jazm) akan semakin menggodok jutaan kata. Berbeda dengan bahasa ‘ajam yang umumnya menggabungkan antara vokal dengan huruf konsonan dalam satu jajaran huruf. Baca Lanjutannya…





Komentar Pembaca